Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

PUNXKOUR Volume I

Gambar
Ada apa dengan Parkour Indonesia? Mungkin bukan asosiasinya tetapi apa yang kami rasakan dengan sistem pada Parkour di Indonesia atau disebut dengan PKID.    PUNXKOUR di sini adalah melakukan aktifitas parkour dengan bebas dan mengacuhkan peraturan sepihak dari beberapa senior yang menghambat perkembangan kreatifitas ketika melakukan parkour. Kenapa PKID? Karena PKID adalah wadah yang menaungi komunitas-komunitas parkour di Indonesia.    Punxkour Intro   Punxkour terbentuk dari sempitnya ruang gerak yang kami rasakan dari cara berlatih di komunitas. Masih berlakunya senioritas dan intervensi membuat perkembangan parkour sendiri menjadi terhambat, yaitu bergerak dengan bebas tanpa ada halangan atau peraturan apapun selayaknya filosofi dari parkour itu sendiri. Punxkour mengajak untuk bergerak sesuai dengan kapasitas dan keinginan tubuh masing-masing praktisi parkour, sehingga kita akan lebih bebas berkembang dan menciptakan karakter gerakan sendiri, bukan terbent...

PUNXKOUR Volume I.I

Menanggapi respon tentang tulisan kami yang telah rilis, kami ingin menyampaikan permohonan maaf karena  dengan sengaja tidak membalas tanggapan dari kalian, bukan lari dari tanggungjawab tetapi menurut kami hanya akan menjadikannya wadah debat yang tiada habisnya, berikut penjelasan lebih rinci dari kami.      Punxkour sebenarnya sudah digagas sejak pertengahan 2019, berawal dari cerita orang lama yang kami sebut legend ketika dia pernah membentuk team di luar komunitas, namun ternyata komunitas di daerahnya tidak menyukai cara berlatih dia dan teamnya yang berbeda. Kami melakukan diskusi dengan mengangkat isu senioritas dan bullying bersama praktisi baru dari beberapa daerah di Indonesia yang ternyata pernah memiliki kasus serupa.  Punxkour ini bukan berarti gerakan sesat untuk melawan dan tidak menghormati sang guru (senior), t entunya kami masih menghormati senior yang telah membantu berkembang. G erakan ini muncul atas muaknya tindakan senioritas yang tel...